Tinjau Pasar Tradisional, Pj Bupati Jepara Jamin Stok Bahan Pangan Aman hingga Idul Fitri

JEPARA, Lingkar.news Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) aman hingga Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Hal ini disampaikan orang nomor satu di Jepara itu, setelah melakukan pantauan ke sejumlah pasar tradisional, pada Senin, 17 April 2023. Pantauan diawali dari Pasar Tahunan hingga Pasar Pecangaan.

Turut dalam rombongan Pj Bupati Jepara, antara lain Dandim Letkol Inf. Mokhamad Husnur Rofiq, Kasatreskrim Polres AKP Ahmad Masdar Tohari, dan Sekretaris Daerah Edy Sujatmiko

Hadir pula sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jepara, Jawa Tengah. Di antaranya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta perwakilan Satpol PP Damkar Jepara.

Edy menyebut, menjelang Idul Fitri memang ada kenaikan harga kepokmas. Hanya saja, tren tersebut diyakini sesaat, dan dinilai wajar saat menyambut hari-hari besar.

Sambut Lebaran, Pemkab Jepara Siapkan Strategi Amankan Stok Bahan Pokok dan Arus Mudik

Meski terdapat selisih harga di pasaran dibanding hari-hari biasa, nilainya masih berada pada batas yang bisa ditoleransi. Misalnya cabai merah, semula di kisaran Rp 30 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu.

Alhamdulillah kondisinya stabil, hanya cabai merah yang mengalami kenaikan yang cukup. Dengan rata-rata kenaikan antara Rp 5 ribu,” kata Edy.

Sama halnya dengan cabai merah. Edy menyatakan nilai jual ayam sekitar Rp 35 ribu per kilogram. Padahal, sebelum Ramadhan pembeli masih bisa membayar Rp 32 ribu. Itu diketahui setelah berdialog dengan sejumlah pedagang.

PEMANTAUAN: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama rombongan memastikan stok LPG di stasiun pengisian. (Istimewa/Lingkar.news)

Jika komoditas cabai merah dan ayam mengalami kenaikan harga, berbeda halnya dengan telur. Kini harganya berkisar Rp 26 ribu per kilogram. Ada penurunan dari sebelumnya, turun Rp 1 ribu sampai Rp 2 ribu per kilogram.

“Prinsipnya kita siap menghadapi lebaran. Kita juga pastikan stok aman,” jelasnya.

Kendati rata-rata harga kepokmas mengalami lonjakan, namun stoknya dipastikan masih aman hingga puncak pekan Syawalan mendatang.

Selain ke pasar, Edy juga memastikan stok BBM dan elpiji di stasiun-stasiun pengisian. Seperti di SPBU Kali Tekuk Kecamatan Tahunan, dan SPPBE PT Jepara Energi Persada di Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan. Diketahui, persediaan maupun pasokannya dalam kondisi aman.

Lebih lanjut menurut dia, bahwa kegiatan pemantauan semacam ini akan berjalan terus. Pihaknya bakal memantau perkembangan ketersediaan stok dan kondisi harga di lapangan secara periodik. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Koran Lingkar)